Poin penting
- Sangat umumSebagian besar mahasiswa mengaku sering menunda, dan sekitar 15–20% orang dewasa mengalaminya secara kronis.1
- Bukan sekadar malasPenelitian melihatnya sebagai cara mengelola emosi: kita menunda untuk kabur sebentar dari rasa tidak nyaman.2
- Tugas tertentu lebih rawanTugas yang terasa membosankan, sulit, atau hadiahnya masih jauh paling sering ditunda.1
- Memaafkan diri membantuMemaafkan diri sendiri setelah menunda dikaitkan dengan berkurangnya penundaan di kesempatan berikutnya.3
Penjelasan
Pernah buka laptop buat ngerjain tugas, terus tiba-tiba sudah satu jam scroll TikTok? Nggak apa-apa, itu pengalaman yang sangat umum. Prokrastinasi terjadi saat ada jarak antara niat dan tindakan: kita mau mengerjakan, tapi otak memilih yang terasa enak sekarang.
Kuncinya ada di perasaan. Tugas tertentu memicu rasa cemas, bosan, atau takut hasilnya jelek. Menunda memberi rasa lega sesaat, dan rasa lega itulah yang bikin kebiasaan ini terus berulang. Karena itu prokrastinasi lebih dekat ke soal regulasi emosi daripada soal manajemen waktu. Lama-lama, tumpukan tugas bisa bikin Overthinking bahkan Burnout.
Contoh sehari-hari
- MahasiswaSkripsi yang terus diundurDitunda karena takut dosen bilang jelek, lalu dikebut semalam sebelum bimbingan.
- PekerjaEmail yang "berat"Dibiarkan berhari-hari, sementara tugas kecil yang gampang dikerjakan duluan.
- Orang tuaJanji periksa tumbuh kembangTerus diundur karena khawatir dengan hasilnya. Baca juga tumbuh kembang.
Yang bisa dicoba
- Aturan 5 menitJanji ke diri sendiri cuma mengerjakan 5 menit. Memulai biasanya bagian yang paling berat.
- Pecah tugasnyaGanti "kerjakan bab 2" jadi "tulis 3 kalimat pembuka bab 2".
- Tentukan kapan & di mana"Jam 19.00, di meja belajar, HP di kamar lain."
- Sadari perasaannyaTanyakan ke diri sendiri: "aku sebenarnya lagi menghindari rasa apa?"
- Maafkan diri sendiriLatih Self-compassion. Menyalahkan diri justru bikin kita makin ingin kabur.
Uji pemahamanmu
Bisa jelaskan Prokrastinasi dalam 1 menit tanpa contekan? Tulis penjelasanmu di Challenge, lalu bandingkan dengan halaman ini.
Coba di ChallengeDari Instagram & TikTok
Transkrip video
Kamu sering nunda tugas padahal tahu nanti repot? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda tugas secara sengaja padahal kita tahu penundaan itu kemungkinan besar akan merugikan diri sendiri. Alasan pertama: tugasnya bikin nggak nyaman, entah cemas, bosan, atau takut gagal. Alasan kedua: hadiahnya masih jauh, sedangkan scroll HP enaknya sekarang. Alasan ketiga: tugasnya terlalu besar sampai bingung mulai dari mana. Coba aturan 5 menit: kerjakan lima menit saja.
newroneduInstagramplaceholder: isi URL postingan asli di terms.json → embed resmi Instagram otomatis
Isi postingan (teks)
- Aturan 5 menit
- Pecah tugasnya
- Tentukan kapan & di mana
- Sadari perasaannya
- Maafkan diri sendiri
- Aku sudah menulis satu langkah pertama yang bisa selesai dalam 5 menit
- Aku tahu jam dan tempat aku akan mengerjakannya
- HP sudah di luar jangkauan selama sesi kerja
- + 7 poin lagi, plus template jadwal mingguan
Kapan perlu bantuan profesional
Pertimbangkan konsultasi ke psikolog kalau kebiasaan menunda sudah berlangsung lama, mengganggu sekolah, pekerjaan, atau hubungan, atau datang bersama rasa cemas, sedih berkepanjangan, atau sulit fokus yang berat. Kadang prokrastinasi berkaitan dengan kondisi lain yang perlu diperiksa langsung oleh tenaga profesional.
Jika kamu sedang dalam krisis, hubungi layanan kesehatan jiwa Kemenkes 119 ext. 8 atau fasilitas kesehatan terdekat. verifikasi sebelum terbit
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah prokrastinasi sama dengan malas?
Tidak. Orang yang malas memang tidak ingin melakukan sesuatu, sedangkan orang yang berprokrastinasi sebenarnya ingin menyelesaikan tugasnya tapi terus menunda, sering kali untuk menghindari perasaan tidak nyaman seperti cemas, bosan, atau takut gagal.
Kenapa kita suka menunda-nunda?
Penelitian menunjukkan prokrastinasi sering berkaitan dengan cara kita mengelola emosi: menunda memberi rasa lega sesaat dari perasaan tidak nyaman terhadap tugas, meski akibatnya lebih berat nanti.
Bagaimana cara berhenti menunda-nunda?
Mulailah dari langkah sangat kecil (misalnya 5 menit), tentukan kapan dan di mana akan mengerjakan, jauhkan distraksi, dan maafkan diri sendiri saat gagal. Bersikap keras pada diri sendiri justru cenderung membuat kita makin menunda.
Kapan prokrastinasi perlu dikonsultasikan ke psikolog?
Jika kebiasaan menunda sudah lama, mengganggu sekolah, pekerjaan, atau hubungan, atau disertai rasa cemas, sedih berkepanjangan, atau sulit fokus yang berat, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog.
Referensi
- Steel P. The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin. 2007;133(1):65–94.
- Sirois F, Pychyl T. Procrastination and the priority of short-term mood regulation: Consequences for future self. Social and Personality Psychology Compass. 2013;7(2):115–127.
- Wohl MJA, Pychyl TA, Bennett SH. I forgive myself, now I can study: How self-forgiveness for procrastinating can reduce future procrastination. Personality and Individual Differences. 2010;48(7):803–808.
Baca juga
- emotion regulation
Regulasi emosi
Regulasi emosi adalah kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi supaya respons kita sesuai dengan situasi.
- habit
Kebiasaan
Kebiasaan (habit) adalah perilaku yang dilakukan hampir otomatis karena sering diulang dalam situasi yang sama.
- welas diri
Self-compassion
Self-compassion adalah sikap memperlakukan diri sendiri dengan baik dan pengertian saat gagal atau sedang kesulitan, seperti kita memperlakukan teman dekat.
- kelelahan kerja
Burnout
Burnout adalah kondisi lelah fisik dan mental akibat stres kerja berkepanjangan yang tidak berhasil dikelola, ditandai rasa terkuras, sinis, dan merasa kurang efektif.
- berpikir berlebihan
Overthinking
Overthinking adalah kebiasaan memikirkan sesuatu secara berulang dan berlebihan sampai sulit mengambil keputusan atau merasa tenang.
- ritme sirkadian
Circadian Rhythm
Circadian Rhythm adalah ritme biologis sekitar 24 jam yang membantu mengatur berbagai proses tubuh, termasuk kapan kita mengantuk dan terjaga.
Catatan komunitas
Bantu perbaiki halaman ini: koreksi, contoh dari pengalamanmu, sumber, pertanyaan, atau istilah yang perlu ditambah. Catatan yang paling membantu ditinjau tim dan bisa masuk ke halaman.
Ditulis oleh Tim Newronedu, didirikan oleh Agatha Chelsea (BSc Neuroscience & Psychology, University of Melbourne) · Ditinjau oleh [Nama], M.Psi., Psikolog · Kebijakan editorial
Konten ini untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi atau diagnosis dari tenaga profesional.